OMAD vs 20:4

  • 20:4: jendela empat jam, biasanya satu makan besar dan satu makan kecil atau camilan, misalnya pukul 15.00 sampai 19.00.
  • OMAD (23:1): satu kali makan, di waktu yang kurang lebih sama setiap hari, paling sering makan malam.

Bedanya secara praktis adalah apakah kamu punya kesempatan makan kedua. 20:4 jauh lebih longgar, dan itu langkah yang masuk akal di antara 18:6 dan OMAD.

Apa yang diharapkan

  • Satu kali makan itu harus mencukupi nutrisi sehari penuh, jadi porsinya perlu besar dan bervariasi.
  • Sore hari adalah bagian yang paling berat. Air putih, kopi hitam, atau teh tawar membantu.
  • Tenaga untuk berlatih bisa turun. Banyak orang menaruh latihan berat dekat dengan waktu makan.
  • Makan bersama di luar jendelamu jadi pilihan antara jadwal dan meja makan. Memilih meja makan tidak apa-apa.

Siapa yang sebaiknya menghindari OMAD

Puasa harian yang panjang tidak dianjurkan kalau kamu hamil atau menyusui, berusia di bawah 18 tahun, berat badan kurang, punya diabetes atau minum obat yang harus dimakan bersama makanan, atau pernah mengalami gangguan makan. Kalau ragu, tanyakan ke dokter sebelum mencobanya.

Cara naik pelan-pelan

  1. Nyaman dulu di 18:6.
  2. Pindah ke 20:4 dan jalani beberapa minggu.
  3. Coba OMAD satu atau dua hari seminggu sebelum menjadikannya harian.
  4. Kalau kamu merasa mau pingsan atau tidak enak badan, makanlah. Kembali ke jadwal yang lebih pendek.