Lini masa puasa, jam demi jam

  • 0 sampai 4 jam: kenyang dan mencerna. Tubuhmu memecah makan terakhir dan memakainya sebagai energi.
  • 4 sampai 12 jam: gula darah stabil. Pencernaan selesai, gula darah dan insulin turun, dan tubuhmu mulai memakai cadangan glikogen.
  • 12 sampai 16 jam: mulai bakar lemak. Saat glikogen makin menipis, tubuhmu lebih banyak memakai lemak simpanan sebagai bahan bakar.
  • 16 sampai 24 jam: ketosis naik. Hati membuat lebih banyak keton dari lemak, yang bisa dipakai tubuh dan otak sebagai bahan bakar.
  • 24 jam ke atas: ketosis dalam. Kadar keton terus naik. Puasa selama ini tergolong lanjutan dan tidak diperlukan untuk rutinitas harian.

Batas-batas ini hanya perkiraan. Makan terakhirmu, aktivitas, tidur, dan metabolismemu sendiri semuanya menggesernya. Anggap lini masa ini sebagai panduan, bukan pengukuran.

Apa yang terjadi setelah 16 jam puasa?

Pada jam ke-16 kebanyakan orang sudah beralih dari terutama memakai makan terakhirnya ke lebih banyak memakai lemak simpanan, dan produksi keton mulai naik. Inilah sebabnya 16:8 jadwal yang sangat umum: kamu mencapai titik ini setiap hari tanpa meminta lebih.

Bagaimana rasanya tiap tahap

  • Rasa lapar biasanya memuncak di sekitar jam makanmu yang biasa, bukan naik terus-menerus.
  • Banyak orang merasa turun di sekitar jam ke-12 sampai 14, lalu lebih jernih sesudahnya.
  • Sakit kepala sering berarti haus. Lihat berapa banyak minum air saat intermittent fasting.