Lini masa yang realistis

  • Minggu 1. Membiasakan diri dengan jendela makan. Lapar di jam makan yang lama; perubahan berat badan awal sebagian besar hanya air.
  • Minggu 2 sampai 4. Rasa lapar mereda dan rutinitas terasa normal. Sebagian orang melihat perubahan kecil yang stabil di timbangan.
  • Bulan 2 sampai 3. Kalau kamu akan melihat sebuah tren, di sinilah ia jadi jelas. Pakaian dan energi sering berubah sebelum angkanya.
  • Setelah itu. Kemajuan melambat dan stagnasi itu normal. Kebiasaannya adalah hasil yang bertahan.

Ini pengalaman yang lazim, bukan janji. Intermittent fasting tidak menjamin penurunan berat badan, dan tidak cocok untuk semua orang.

Apa yang memengaruhi hasilmu

  • Apa dan seberapa banyak yang kamu makan di jendela makan. Puasa tidak membatalkan makan berlebihan.
  • Berapa hari seminggu kamu menjalani jadwalnya.
  • Tidur, stres, dan aktivitas.
  • Titik awalmu. Orang yang punya lebih banyak untuk diturunkan sering melihat perubahan awal yang lebih cepat.

Apa yang dicatat selain angka harian

  • Tren, bukan harinya. Berat badan naik turun satu kilo atau lebih hanya karena air.
  • Puasa yang selesai. Rentetan hari adalah kemajuan yang sepenuhnya kamu kendalikan.
  • Bagaimana perasaanmu. Energi, rasa lapar, dan suasana hati setelah tiap puasa.

Baru dalam semua ini? Mulailah dengan cara memulai intermittent fasting.